News

Jakarta, 17 Juni 2011

DigitalPrayers Activation

Unleash Your Creative Mind

Setiap orang memiliki potensi kreatif dalam dirinya.  Hanya saja, tidak semua orang mampu mengeluarkan kreativitas yang terpendam itu dan mengaplikasikannya dalam kehidupan dan pekerjaannya. Padahal, kreativitas ini diperlukan untuk menciptakan karya-karya cemerlang yang bermanfaat bagi banyak orang, menemukan solusi terbaik dari berbagai masalah, dan membantu kemajuan serta meningkatkan kualitas hidup kita.  Untuk itulah, pada tanggal 17 Juni 2011 yang lalu bertempat di Occasion Dharmawangsa Square Jakarta Selatan, Katahati Institute menyelenggarakan acara ‘ DigitalPrayers Activation ' dengan tema “ Unleash Your Creative Mind ”.

(Bpk. Erbe Sentanu memberikan training singkat kepada para peserta.)

Acara yang dikemas dalam bentuk talkshow dan entertainment ini, menerangkan bagaimana proses kreatif tercipta dan bagaimana sebuah tools bernama Digital Prayers Technologies dapat membantu terciptanya proses tersebut hingga memunculkan ide-ide kreatif yang terpendam dalam diri kita.

(Talkshow bersama Erbe Sentanu, Irianti Erningpraja, Tohpati dan Tabib Qiu.)

Kreativitas adalah proses mental yang menghasilkan munculnya gagasan atau konsep baru atau hubungan, bentuk, atau susunan baru dari gagasan dan konsep yang sudah ada.  Menurut Erbe Sentanu, pendiri Katahati Institute, untuk menjadi kreatif, kita terlebih dahulu harus menemukan passion (kecintaan terhadap apa yang kita kerjakan), meaningful action (arti dari pekerjaan kita), dan fun (kesenangan dalam melakukan pekerjaan itu).  Ketiga hal ini mempengaruhi otak untuk bekerja pada gelombang yang menghasilkan kreativitas.

(Begitu banyak peserta yang hadir untuk berpartisipasi dalam acara ini.)

Teknologi DigitalPrayers , yang juga disebut sebagai teknologi brainwave entertainment , berfungsi untuk membantu mempersiapkan otak agar bekerja dalam gelombang-gelombang tersebut, sehingga berbagai ide kreatif terdorong untuk muncul ke permukaan dengan lebih mudah. Teknologi ini berupa musik yang dikemas dalam bentuk audio CD dan dapat didengarkan kapan saja terutama pada saat bekerja.

Setelah penjelasan dari Erbe Sentanu, acara yang dibawakan dengan apik oleh MC Irianti Erningpraja, dilanjutkan dengan sesi sharing oleh Tabib Qiu (personil Soul ID), yang telah menggunakan teknologi Digital Prayers ini, tentang bagaimana teknologi tersebut membantu dalam proses kreatifnya, khususnya ketika menciptakan lagu.

(Foto bersama Irianti Erningpraja, Erbe Sentanu, Tohpati dan Tabib Qiu.)

Malam itu, acara turut dimeriahkan oleh penampilan Tabib Qiu dan Beboy (vokalis Seven Soul) dengan lagu terbarunya, “Tak Pernah Bisa”, juga Tohpati Ethnomission yang menampilkan aransemen musik modern dengan sentuhan musik tradisional nusantara, sebagai wujud kreatifitas anak bangsa.  Tohpati sendiri menyayangkan betapa kita menyia-nyiakan kekayaan warna dan alat musik yang kita miliki.  Padahal, kekayaan ini sangat dihargai di luar negeri.

(Live performance dari Tabib Qiu Soul ID.)

(Live performance dari Tohpati Ethnomission.)

Erbe Sentanu juga menyebutkan, bangsa Indonesia sesungguhnya adalah bangsa yang kreatif, terlihat dari warisan seni dan budaya yang bernilai tinggi.  Erbe berharap, dengan terselenggaranya acara ini, lebih banyak lagi anak bangsa yang terpacu untuk menyadari dan menggali potensi kreatif dalam diri masing-masing.  Teknologi   Digital Prayers dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alat pendukung untuk memunculkan kreativitas tersebut, sehingga semakin banyak orang-orang kreatif yang memajukan dan mengharumkan nama bangsa. [Alif Magazine]

 

 

 


Katahati Institute dan DigitalPrayers Technologies

Jl. Neptunus II No.9 Villa Cinere Mas
Jakarta 15419

Telp. 021-740 7400,  021-740 6800

 

 

   


[ TOP ]

Home | News | Testimonial | Products | Contact Us | FAQ | Forum
2007 - 2009 Digital Prayer Technology. All right reserved | Redesign by tutorialindo.com
1 online